Viral Penggalan Video Kongres GMKI XXXVII tentang Papua Merdeka, Ketum PP GMKI Berikan Klarifikasi

  • Whatsapp
Video Kongres GMKI XXXVII
Foto: Jefri Gultom (Ketua Umum PP GMKI) yang terpilih pada Kongres GMKI XXXVII

Manokwari- Sepenggal video saat Kongres GMKI XXXVII di Manokwari, viral di media sosial. Potongan video tersebut diketahui, saat penyampaian hasil rapat oleh Panitia Khusus Papua.

“Kita disini untuk mengklarifikasi video yang saat ini sudah viral tentang hasil-hasil atau keputusan di Kongres GMKI XXXVII di Manokwari. Yaitu tentang GMKI mendukung Papua Merdeka. Dengan tegas kami nyatakan itu tidak benar atau itu hoax,” kata Jefri Gultom yang merupakan Ketua Umum GMKI terpilih.

Bacaan Lainnya

Kata dia, ada penggalan video yang saat ini beredar tentang GMKI menyerukan Papua Merdeka itu, hanyalah pembahasan aspirasi dari pansus untuk isu-isu di Papua.

“Ada lanjutan dari video yang sepertinya dengan sengaja dipotong oleh oknum dan menyebarkannya,” ujar Jefri kepada Wartawan, Minggu (6/12).

Ia membeberkan, aspirasi dari anggota Pansus Papua itu menyatakan kalau Papua itu harus merdeka dari ketertinggalan, harus merdeka dari ketidakadilan, harus merdeka dari kemiskinan, harus merdeka dari keterisolasian, harus merdeka dari persoalan pendidikan (kebodohan).

“Itu merupakan komitmen bersama GMKI yang harus menjadi catatan bagi negara. Bahwa negara harus hadir bersama-sama untuk melihat sampai ke akar rumput tentang kondisi riil di Papua,” urainya.

Kesejahteraan bagi masyarakat asli Papua itu merupakan hal yang menjadi komitmen negara dan GMKI. Bersama-sama juga dengan gereja nantinya akan mengawal hal tersebut.

“Karena itu saya menghimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia, untuk tidak terprovokasi oleh isu-isu atau video yang viral saat ini,” pintanya.

Ia menegaskan, GMKI sudah hidup dari dulu sejak sebelum kemerdekaan dengan dua semangat yaitu Nasionalisme dan Ekumenisme.

Karena itu, lanjutnya Jefri, NKRI sudah final bagi GMKI. Bahkan kader GMKI juga salah satu founding father GMKI merupakan salah satu Pahlawan Nasional yaitu Dr. Johannes Leimena.

Begitu juga Pahlawan Nasional lainnya yakni Prof. Herman Johannes adalah salah seorang senior dan alumni dari GMKI.

“Atas dasar tersebut, maka kita disini memberikan klarifikasi terkait video viral tersebut,” imbuh Jefri.

Saat ini, kata Jefri,  pihaknya sedang mempertimbangkan untuk melaporkan pihak-pihak yang telah sengaja memotong video utuh dari pembahasan Pansus tersebut, dan menyebarluaskannya.

“Pihak-pihak itu telah mendiskreditkan keluarga besar GMKI dengan cara memotong video Kongres GMKI. Sehingga masyarakat Indonesia saat ini mendapatkan informasi yang tidak lengkap, tidak berimbang, dan tidak benar terkait pembahasan isu-isu Papua di dalam Kongres GMKI,” pungkasnya.

www.domainesia.com

Pos terkait