Pro Kontra RUU KPK, Cipayung Plus Medan Tegaskan Menolak Revisi

INDNEWS.ID –  Pro dan kontra RUU KPK menjadi perbincangan hangat saat ini. Berbagai kelompok melakukan unjuk rasa untuk menyatakan dukungan dan juga menyatakan penolakan.

Dalam hal ini, Kelompok Cipayung Plus Medan dengan tegas menolak RUU KPK. Cipayung Plus Medan akan berunjuk rasa menolak revisi UU KPK. Demikian disampaikan Ali Rahman, Ketua Umum Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Medan, Rabu (11/9/19).

“Kami menolak revisi itu dan akan menggelar aksi damai Senin depan bersama dengan kawan-kawan Cipayung Plus,” tegasnya.

Ali mengatakan, aksi bersama yang akan digelar di sekretariat DPRD Medan, Senin pagi, 16 September 2019 ini juga menolak kenaikan iuran BPJS serta mengevaluasi kinerja Wali Kota Medan.

Komisaris Daerah (KOMDA) Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) wilayah Sumbagut, Suparno S Mahulae mengatakan, KPK tidak memerlukan dewan pengawas.

“Yang menjadi pengawas KPK adalah rakyat sendiri,” tegas Suparno.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Medan mengatakan hal yang sama bahwa GMNI menolak revisi UU KPK karena hanya melemahkan KPK.

“Soal usulan dewan pengawas di KPK itu tidak benar. Karena akan menghambat tugas KPK saat akan melakukan penyelidikan,” kata Samuel.

Bagikan!!!
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Baca juga  Bom di Polrestabes Medan, Menunggu Hasil Pengusutan Poldasu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *