Korea Selatan, Dari Sejuta Keindahan Hingga Teknologi Canggih

  • Whatsapp
Kunjungan ke Sung Kyun Kwan University, Kampus terbaik ke lima di Korea Selatan
Kunjungan ke Sung Kyun Kwan University, Kampus terbaik ke lima di Korea Selatan

INDNEWS.ID -Annyeonghaseyo… Selama empat hari penuh, mahasiswa Pascasarjana Ilmu Manajemen Institut Pertanian Bogor (IPB University) melakukan international academic visit di Korea Selatan. Republik Korea atau biasa dikenal sebagai Korea Selatan adalah sebuah negara di Asia Timur yang meliputi bagian selatan Semenanjung Korea dengan Ibukota Negara Seoul.

Di sebelah utara, Korea Selatan berbatasan dengan Korea Utara, keduanya bersatu sebagai sebuah negara hingga tahun 1948. Memiliki luasan area 100,363 km2, Korea Selatan terdiri dari sembilan Provinsi, enam kota metropolitan dan satu kota istimewa. Hingga tahun 2017, Korea Selatan dihuni penduduk sebanyak 51.446.201 jiwa dengan tingkat kepadatan 512 jiwa/ km2. Iklim Korea selatan dipengaruhi oleh iklim dari daratan Asia dan memiliki empat musim, yaitu musim panas, semi, gugur dan dingin.

Bacaan Lainnya

Korea selatan dikenal bukan hanya dari romantisme dan keindahan negaranya, tetapi juga dari kecanggihan ilmu dan teknologi. Kemajuan ilmu pengetahuan teknologi mulai dirasakan pada tahun 1960-an ketika pemerintahan diktator Park Chung-hee yang menjadikan ekonomi Korea Selatan melaju pesat.

Kemajuan teknologi yang telah diterapkan Korea Selatan hingga saat ini antara lain menciptakan kendaraan merek sendiri yaitu Hyundai dan Kia, kosmetik terbaik di dunia, jaringan internet tercepat di dunia, teknologi ponsel, kulkas, sensor pada lampu, obat herbal, operasi plastik dan lainnya.

Memakai Hanbok, pakaian tradisional masyarakat Korea

Aktivitas yang melelahkan menjadi suatu pengalaman berharga bagi kami. Tiba di Korea Selatan pada hari Selasa, 24 September 2019 pagi dan langsung melakukan kunjungan wisata keYongsan-gu dan memakai hanbok. Hanbok (Korea Selatan) atau Chosŏn-ot (Korea Utara) adalah pakaian tradisional masyarakat Korea. Hanbok pada umumnya memiliki warna yang cerah, dengan garis yang sederhana serta tidak memiliki saku. Hanbok pada saat ini mengacu pada pakaian gaya “Dinasti Joseon” yang biasa dipakai secara formal atau semi-formal dalam perayaan atau festival tradisional.

Selanjutnya perjalanan ke Pulau Nami (Nami Island), salah satu pulau yang sangat indah dan terkenal di Korea Selatan. Pulau tersebut merupakan tempat syuting film drama korea berjudul “Winter Sonata (Winter Ballad/ Winter Love Story)” saat musim gugur pada tahun 2002.

Tempat lain yang kami kunjungi adalah toko Kim-bap, toko kecantikan, toko gingseng, toko minyak pinus merah, Hyundai Motors, Kedutaan Besar Republik Indonesia, Yonsei University, Sung Kyun Kwan University, Samsung, Asean-Korea Centre, dan Menara Seoul N. Menara Seoul N adalah sebuah pemancar radio yang terletak di Yongsan-Gu, Seoul, Korea Selatan. Gedung ini dibangun pada tahun 1969, dan dibuka untuk umum pada tahun 1980. Tinggi menara ini mencapai 236.7 m dari dasar dan berada di ketinggian 479.7 m di atas permukaan laut.

Yonsei University, Kampus terbaik ke empat di Korea Selatan

Tidak lupa, kami juga berkunjung ke Dongdaemun dan Myeng-dong yang merupakan tempat shoping terkenal di Korea Selatan. Sangat tidak afdol apabila tidak berkunjung ke Dongdaemun dan Myeng dong. Disana kita akan menjumpai berbagai macam jenis make-up kecantikan, souvenir, baju, makanan, dan lainnya. Meskipun Myeng-dong menjadi tempat yang sibuk dan ramai dikunjungi, namun tempat tersebut selalu bersih tanpa sampah sedikitpun. Semua pengunjung membuang sampah pada tempat yang telah disediakan.

Selama kunjungan, kami menggunakan bus yang merupakan produk asli Korea Selatan. Tidak mengherankan, angkutan umum atau bus yang digunakan diseluruh Korea Selatan adalah merek Hyundai dan Kia. Bahkan mobil pribadi dan taksi yang digunakan adalah produk Hyundai dan Kia. Hal ini menjadi salah satu kebanggaan negara Korea Selatan atas kemampuan menciptakan produk. Kita akan jarang menjumpai bus dan mobil pribadi dengan merek lain.

Suhu selama perjalanan di Korea Selatan tergolong sejuk dengan rata-rata 22-24 derajat celsius pada malam hari dan 26-28 derajat celsius pada siang hari.

Setelah melaksanakan aktivitas selama empat hari penuh, tepat pukul 09.00 kami kembali ke penginapan dan beristirahat. Keesokan harinya, Sabtu 28 September pukul 06.00 waktu setempat, kami berangkat ke International Airport Incheon, Korea Selatan. Kemudian pada pukul 10.35, kami take off dan tiba di Indonesia pukul 15.30 WIB.

Penerbangan langsung dari Incheon ke Indonesia memakan waktu selama 7,5 jam dengan perbedaan waktu dua jam lebih duluan di Korea Selatan.
Kamsahamnida…

Penulis: Jumady Sinaga (H251180311)

Pos terkait