Korban Covid-19 Meningkat, GMKI Minta Pemerintah Perhatikan Masyarakat Medan

GMKI Medan memproduksi hand sanitizer untuk dibagikan ke masyarakat

Medan-Sejak hari Rabu 18 Maret lalu, Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Medan tidak berhenti memproduksi hand sanitizer dan membagikanya kepada masyarakat. Gerakan ini bertujuan untuk mengajak masyarakat agar bersama-sama memutus mata rantai penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

“Sebuah langkah yang sangat bagus. Kami juga memantau di berbagai tempat, kelompok-kelompok masyarakat telah mulai bergerak memproduksi sendiri hand sanitizer. Gerakan-gerakan seperti ini yang kita diinginkan. Terlibat aktif dalam mencegah penyebaran Covid-19,” ujar Meliana, Ketua GMKI Medan di Sekretariat PKM GMKI Medan, Sabtu (21/3/2020).

Lanjut Meliana, belakangan ini pihaknya kesulitan untuk mendapatkan bahan dasar etanol 96%. Beberapa toko telah dicek, namun hasilnya nihil. Padahal etanol adalah bahan dasar pembuatan hand sanitizer.

Selain itu, Meliana juga menuturkan, harga etanol 96% dibeberapa toko masih dalam jangkauan. Namun toko lainnya, harga etanol 96% naik hingga 2 kali lipat dari harga normal.

“Jangan sampai ada permainan oknum-oknum yang sengaja menimbun untuk mempermainkan harga,” tegas Meliana.

Dikatakan Meliana, pemerintah harus memantau harga jual etanol 96%, serta menindak tegas seluruh pelaku usaha yang mempermainkan harga.

“Ini adalah persoalan kemanusiaan. Kita harus bergotong-royong mencegah penyebaran Covid-19 ini. Jangan sampai mengambil untung dalam penderitaan kemanusiaan,” pungkasnya.

Tidak hanya itu, Meliana juga meminta Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota untuk mendatangkan stok kelengkapan (etanol, alkohol, hand sanitizer, masker, dan lainnya) pelindung diri dari Covid-19.

“Korban Covid-19 makin meningkat. Pemerintah jangan berdiam diri. Masyarakat butuh kelengkapan untuk melindungi diri, dan sekaligus untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 ini. Tugas pemerintah tidak hanya memberikan himbauan tanpa memberikan langkah konkret. Sekarang masyarakat sangat membutuhkan hand sanitizer. Jangan sampai masyarakat yang jadi korban akibat kurangnya perhatian pemerintah,” tegas Meliana.

Tambah Meliana, pemerintah harus menyiapkan hand sanitizer tempat-tempat yang kerap keramaian (bandara, pelabuhan, mall, taman, dan lainnya). Karena tempat-tempat tersebut rentan sebagai penyebaran virus tersebut.

Meliana mengaku, aksi ini akan terus dilanjutkan selama persediaan bahan baku masih ada.

Pihaknya juga meminta kepada seluruh masyarakat Kota Medan untuk secara bersama-sama mengantisipasi penyebaran Covid-19.

“Menggunakan hand sanitizer dan bahan penangkal lainnya adalah penting. Tapi tak kalah pentingnya adalah, kita harus mengurangi aktivitas di luar rumah, menghindari kerumunan dan kontak fisik dengan orang lain. Jangan lupa, terapkan pola hidup sehat, olah raga, rajin cuci tangan, minum air putih dan makanan bergizi,” tutup Meliana.

Bagikan!!!
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Baca juga  Mahasiswa Meninggal Saat Demo di kendari, Presiden Jokowi: Investigasi Akan Jalan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *