Kekayaan Hasil Laut Melimpah, Pendapatan Upah Nelayan Justru Sangat Rendah

  • Whatsapp
Pendapatan Upah Nelayan
Foto: Ernita Anastasia, Mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Sumedang– Negara Indonesia merupakan negara maritim, yang artinya memiliki luas perairan dan pantai yang sangat besar. Selain itu, negara Indonesia juga memiliki pulau yang sangat banyak kurang lebih 15.500 pulau. Jadi pulau-pulau tersebut di kelilingi oleh laut yang sangat besar.

Mata pencaharian yang ada dan berguna bagi masyarakat di sekitaran pesisir pantai disebut juga sebagai Nelayan. Pekerjaan sebagai nelayan ini hanya bergantung pada ikan yang ada di laut, dengan kategori sebagai penghasil utama yang akan mereka dapatkan pada saat di laut.

Bacaan Lainnya

Kebanyakan masyarakat yang ada di Indonesia yang berprofesi sebagai nelayan menempati wilayah yang ada di pinggir laut. Pengembangan ekonomi bagi masyarakat terutama di wilayah perairan memiliki makna yang strategis.

Menurut Undang-undang Nomor 2 Tahun 2004 mengenai Pementahan daerah, yang artinya masyarakat yang memiliki tempat tinggal di wilayah laut memiliki kewenangan untuk merawat serta mengelola wilayah laut yang ada di sekitarnya.

Masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir hampir semuanya bekerja dan bermatapencaharian sebagai nelayan. Dengan majunya zaman yang sudah berkembang sekarang ini, nelayan semakin sulit untuk mendapatkan ikan. Karena banyaknya persaingan, terutama dalam masa pandemik seperti ini.

Meskipun negara kita terkenal sebagai penghasil laut yang lumayan banyak, akan tetapi masih banyak juga nelayan di Indonesia yang mengalami kemiskinan, kemiskinan yang dialami nelayan itu. Seperti ketidakcukupan gaji yang diperoleh nelayan yang ada di wilayah tersebut.

Hal yang paling ditakuti oleh nelayan adalah cuaca yang ekstrim seperi hujan dan lainnya. Akan tetapi dengan adanya perubahan cuaca, maka tidak memutuskan semangat nelayan dalam mencari rupiah. Terkecuali jika datangnya hujan yang besar dan gelombang laut yang membuat kemungkinan nelayan tidak aman dalam mecari ikan.

Terjadinya kerusakan biota laut yang terjadi di dalam perairan juga membuat keberadaan ikan semakin menipis. Biasanya kerusakan lingkungan tersebut terjadi karena adanya akibat dari sistem pengelolaan lingkungannya kurang atau tidak memadai, Serta efek rumah kaca yang berasal dari kondisi di lingkungan sekita laut tersebut.

Terjadinya pemanasan global mempengaruhi perubahan cuaca yang semakin tidak bisa diketahui maupun tidak bisa diramal. Adanya perubahan iklim dapat memberikan dampak terhadap nelayan dan mengalami penurunan pada pendapatan upah. Sehingga banyak nelayan yang tidak tercukupi kebutuhan hidupnya terutama untuk keluarganya sendiri.

www.domainesia.com

Pos terkait