Kecam Bom Makassar, GAMKI: Peringatan! Propaganda Radikalisme Menyasar Anak Muda

  • Whatsapp
bom Makassar

Jakarta- Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia atau DPP GAMKI mengecam keras aksi terorisme bom bunuh diri yang terjadi di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan. Menurut GAMKI, aksi terorisme ini adalah upaya untuk meneror kemajemukan bangsa.

Pernyataan ini disampaikan Ketua Umum DPP GAMKI Willem Wandik melalui pesan tertulis, Senin (29/3/2021).

Bacaan Lainnya

“Keluarga Besar GAMKI mendoakan para korban, semoga bisa segera pulih. Semoga seluruh masyarakat Indonesia, secara khusus umat Kristen tetap tenang. Serta saling menjaga solidaritas dan kebersamaan dengan sesama anak bangsa, pasca terjadinya bom bunuh diri ini,” ujarnya.

Wandik meminta Polri, BNPT, BIN, yang didukung oleh TNI, serta lembaga terkait lainnya dapat segera menangkap jaringan terorisme yang ada. Sehingga keamanan masyarakat bisa lebih terjamin, khususnya menjelang Hari Raya Paskah dan Hari Raya Lebaran yang akan terlaksana dalam beberapa waktu ke depan.

Di sisi lain, Wandik mengingatkan bahwa Presiden Joko Widodo telah menetapkan langkah regulatif dalam rangka pencegahan aksi terorisme, melalui Perpres No. 7 tahun 2021 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme Berbasis Kekerasan.

“Dengan adanya kejadian bom di Makassar ini, akselerasi penerapan Perpres ini terbukti masih belum sempurna. Khususnya dalam melakukan perkiraan ancaman teror berbasis “lone wolf”, yang nampaknya sulit diprediksi dengan akurat terkait waktu dan tempat eksekusi teror,” kata Wandik yang juga merupakan anggota DPR RI Dapil Papua ini.

“Kami mendorong kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah dapat melakukan rencana dan strategi yang sistematis dan komprehensif. Sehingga stabilitas keamanan nasional dan daerah dapat terjaga dengan baik,” pungkasnya.

Temuan terbaru kepolisian yang mengungkap identitas pelaku masih berusia 26 tahun.

www.domainesia.com

Pos terkait