FOKSI Dukung PPATK Bekukan dan Usut Aliran Keuangan ke Rekening FPI

  • Whatsapp
Aliran keuangan rekening FPI

Jakarta- Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mendapati adanya aliran keuangan lintas negara terkait rekening Front Pembela Islam atau FPI. Penemuan tersebut kemudian banyak dikaitkan dengan pendanaan terorisme.

Dewan Pimpinan Pusat Forum Komunikasi Santri Indonesia (DPP FOKSI) mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan oleh PPATK. FOKSI meminta PPATK dan pihak kepolisian untuk segera mengusut aliran keuangan rekening FPI dan membekukan rekening-rekening yang berkaitan dengan pendanaan terorisme.

Bacaan Lainnya

“Usut dan bekukan rekening yang berkaitan dengan pendanaan terorisme ataupun gerakan-gerakan radikal lainnya. Perlu diantisipasi upaya-upaya dari jaringan eks-FPI yang masih tetap bergerak pasca dilakukannya pembubaran FPI beberapa minggu lalu,” ujar Ketua Umum DPP FOKSI, Muhammad Natsir Sahib dalam siaran pers, Selasa, (26/1/2021).

FOKSI mendukung pembubaran FPI sebagai organisasi radikal yang membuat kegaduhan dan melanggar ketertiban umum.

Menurut Natsir, pemerintah harus terus mengawal dan mengawasi kegiatan para anggota FPI maupun organisasi lain yang dibentuk oleh pengurus dan anggota FPI.

“Dalam aksi dukungan yang kami lakukan hari Selasa, 19 Januari 2021 lalu di depan Kementerian Polhukam, kami perwakilan para santri Indonesia menolak berkembangnya berbagai organisasi dan gerakan-gerakan yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila dan Kebhinnekaan. Seperti gerakan radikal, intoleran, dan terorisme di Indonesia. Pancasila sudah tuntas dan tidak perlu diperdebatkan lagi,” katanya.

Hapus term: FOKSI Dukung PPATK Bekukan dan Usut Aliran Keuangan ke Rekening FPI FOKSI Dukung PPATK Bekukan dan Usut Aliran Keuangan ke Rekening FPI
Foto: FOKSI Dukung PPATK Bekukan dan Usut Aliran Keuangan ke Rekening FPI

Dalam aksi tersebut, FOKSI mendukung penuh langkah pembubaran ormas FPI. Aksi pun dihadiri kurang lebih 50 orang peserta dan dilaksanakan dengan berdasarkan protokol kesehatan.

Adapun pernyataan FOKSI dalam aksi damai tersebut, antara lain:

  1. Menolak berkembangnya berbagai organisasi dan gerakan-gerakan yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila dan Kebhinnekaan seperti gerakan radikal, intoleran, dan terorisme di Indonesia;
  2. Bertekad menjadikan serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila, Undang- Undang Dasar Republik Indonesia 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai pedoman kehidupan dalam berbangsa dan bernegara;
  3. Mendukung pemerintah untuk mengembangkan nilai-nilai ajaran keagamaan yang moderat, toleran, dan menghargai kemajemukan serta realitas budaya bangsa Indonesia;
  4. Mendukung pemerintah dalam melakukan upaya penegakan hukum dan pembubaran organisasi yang menanamkan paham-paham radikalis yang secara nyata bertentangan dengan empat Konsensus Nasional yaitu Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika.
www.domainesia.com

Pos terkait