Beredar Berita Pembakaran Halte Transjakarta, Sekum GMKI: Polisi Segera Usut dan Tangkap Pelakunya

  • Whatsapp
Pembakaran Halte GMKI

Jakarta-Sekretaris Umum PP GMKI David Sitorus dan Korlap Aksi GMKI Christian Patricho kritik keras atas beredarnya foto dan informasi pembakaran halte Transjakarta yang tertulis dalam berita Kumparan.com.

Sejak Kamis sore (8/10), beredar screenshot berita dan foto aksi demo serta bendera Kelompok Cipayung Plus dengan keterangan yang tertulis di dalam berita “Massa demo yang sempat dipukul mundur oleh polisi di kawasan Patung Kuda bergerak ke Jalan Thamrin menuju ke Bundaran HI. Aksi rusuh mereka lanjutkan dengan membakar halte Transjakarta Bundaran HI”.

Bacaan Lainnya

Berita dan foto ini ditampilkan di halaman situs Kumparan.com dengan judul “Demo di Thamrin Rusuh, Halte Trans Jakarta Bundaran HI Dibakar”.

Sekretaris Umum GMKI, David Sitorus menyayangkan munculnya pemberitaan di media Kumparan yang menimbulkan framing di tengah masyarakat seakan-akan mahasiswa Kelompok Cipayung Plus terlibat dalam pembakaran halte busway Transjakarta. Padahal menurut David, Kelompok Cipayung Plus termasuk GMKI tidak melakukan tindakan anarkis berupa pembakaran fasilitas umum.

“GMKI bersama Kelompok Cipayung Plus melakukan aksi dengan damai, kondusif, dan tanpa tindakan anarkis. Saya dapat pastikan bukan mahasiswa Kelompok Cipayung Plus yang melakukan pembakaran halte. Pemberitaan Kumparan sangat merugikan kami,” tegas David dalam keterangan tertulisnya, Jumat (9/10).

David meminta rekan-rekan media untuk selalu menyampaikan pemberitaan yang sesuai dengan fakta di lapangan, sehingga tidak menimbulkan persoalan dan kerugian bagi pihak yang diberitakan.

“Selama ini kami dari GMKI dan Kelompok Cipayung Plus selalu menjalin hubungan baik dengan rekan-rekan media. Kami sangat terkejut dengan berita dari media Kumparan. Kami meminta Kumparan segera melakukan klarifikasi dalam 2 x 24 jam terkait pemberitaan tersebut untuk menjaga hubungan baik ke depannya,” kata alumni magister Hukum Tata Negara Universitas Indonesia ini.

Kordinator Lapangan GMKI Christian Patricho menjelaskan kronologis kejadian yang diabadikan di dalam pemberitaan Kumparan.

www.domainesia.com

Pos terkait