Aksi Tolak UU Ciptaker Berakhir Rusuh, Kapolri Diminta Evaluasi Kabaintelkam

  • Whatsapp
aksi Ciptaker Berakhir Rusuh
Foto: Teofilus Mian Parluhutan (Direktur Ekekutif GEMUVI), di Gd DPR/MPR, silaturahmi bersama Bambang Soesatyo (Ketua MPR RI)

Jakarta – Aksi unjuk rasa yang dilakukan sejumlah elemen masyarakat dalam menyikapi pengesahan omnibus law UU Cipta Kerja atau Ciptaker tak sedikit yang berakhir rusuh. Sejumlah fasilitas umum pun menjadi korban amuk massa.

Menyikapi hal itu, Teofilus Mian Parluhutan Direktur Eksekutif Generasi Muda Visioner (GEMUVI) mengatakan, kerusuhan yang terjadi secara masif di sejumlah daerah saat kegiatan demonstrasi berlangsung bisa dicegah dengan deteksi dini dan cegah dini gangguan keamanan.

Bacaan Lainnya

“Jika deteksi dini dan cegah dini gangguan keamanan bisa dilakukan, beban Polri dalam menjaga keamanan di Indonesia tentunya akan lebih ringan. Hal inilah yang menjadi dasar bahwa intelijen merupakan garda terdepan bagi Polri yang tugasnya menjaga keamanan negara Indonesia,” kata Teofilus.

Menurut Teo, kegiatan menyampaikan aspirasi dengan aksi unjuk rasa sah di dalam era demokrasi. Namun, kata dia, karena terjadinya kerusuhan saat aksi, menodai substansi dari aksi tersebut.

“Kami meminta Kapolri untuk mengevaluasi kinerja Baintelkam Mabes Polri dalam deteksi dini dan cegah dini gangguan keamanan. Yang dalam hal ini khususnya penanganan Aksi Tolak Omnibus Law UU Ciptaker yang berakhir rusuh,” pungkasnya.

Pihaknya berharap, Kapolri bisa mengevaluasi Kinerja Baintelkam, baik dari segi pelaksanaan teknis maupun anggaran.

“Mungkin kinerjanya kurang maksimal karena banyak anggarannya yang dialihkan dan dipakai untuk penanganan Covid-19,” celutuk Teofilus.

Menurut Teofilus, peran intelijen bagi Polri harus di tingkatkan. Pun pencegahan harus dimaksimalkan daripada penanganan gangguan keamanan.

“Meskipun tampak menjadi bagian yang kurang populer dibanding fungsi lainya, intelijen dan keamanan harus ditingkatkan. Harus dikembangkan, dan harus dimaksimalkan peran nya,” tandasnya.

www.domainesia.com

Pos terkait